Beruang Kutub (Ursus maritimus) Satwa yang Terancam Punah


Beruang kutub alias beruang es memiliki nama latin Ursus maritimus. Dari namanya dapat ditebak bahwa satwa ini merupakan satwa yang hidup di kawasan kutub, lebih tepatnya kutub utara (Arktik) yang sebagian besar daratannya dilapisi oleh es tebal. Sejak tahun 2006, IUCN memasukan Beruang Kutub dalam IUCN Red List dengan status Vulnerable (Terancam). Pada tahun 2009, masuk dalam daftar satwa dilindungi Appendix II dan sedang diusulkan untuk masuk dalam daftar Appendix I yang berarti termasuk satwa yang dilarang untuk diperdagangkan.Ancaman terbesar yang dihadapi Beruang Kutub adalah dampak buruk pemanasan global (global warming) yang telah mengurangi jumlah es di kutub dalam jumlah yang sangat besar dan berarti berkurangnya habitat asli sang satwa. IUCN memperkirakan Beruang Kutub yang masih hidup di alam berkisar 20.000-25.000 individu.

Beruang kutub banyak menghabiskan waktunya untuk berburu, berkembang biak, dan bersarang. Makanan utama Beruang Kutub adalah ikan dan anjing laut. Beruang kutub juga mampu beradaptasi dengan lingkungan tanpa meminum air, mereka mengumpulkan cairan yang dibutuhkan dari mangsa yang mereka makan. Beruang Kutub dewasa biasanya hidup soliter, kecuali pada masa kawin dan menuntun anaknya. Seekor Beruang Kutub betina yang sedang hamil akan mengkonsumsi makanan berlemak tinggi dalam jumlah yang sangat banyak selama musim panas dan musim gugur sebagai persediaan ketika melahirkan sang anak. Beruang Kutub betina dewasa akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menjaga dan menuntun anaknya hingga siap untuk hidup mandiri serta melindunginya dari ancaman Beruang Kutub jantan dewasa lainnya. Sedangkan Betina Kutub betina dewasa yang sedang tidak hamil dan Beruang Kutub jantan akan selalu mencari makan dan sesekali bersarang meskipun pada musim dingin (tidak seperti beruang coklat). (dtz)

About these ads

About Desli Zendrato

"Perjalanan hidup telah mengajarkanku, bahwa setiap tantangan dan masalah ada bukan untuk direnungi tetapi untuk dihadapi dan itulah yang akan menjadikanmu lebih baik dari hari ke hari."

Posted on 25 Februari 2010, in LINGKUNGAN and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: