Hutan Kota 1


A. Defenisi

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 63 Tahun 2002, tentang Hutan Kota :

  • Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumberdaya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.
  • Hutan kota adalah suatu hamparan lahan yang bertumbuhan pohon-pohon yang kompak dan rapat di dalam wilayah perkotaan baik pada tanah negara maupun tanah hak, yang ditetapkan sebagai hutan kota oleh pejabat yang berwenang.
  • Wilayah perkotaan merupakan pusat-pusat permukiman yang berperan di dalam sautu wilayah pengembangan dan atau wilayah nasional sebagai simpul jasas atau suatu bentuk ciri kehidupan kota.
  • Kota adalah wilayah perkotaan yang berstatus daerah otonom.
  • Tanah negara adalah tanah yang tidak dibebani hak atas tanah.
  • Tanah hak adalah tanah yang dibebani hak atas tanah.
  • Tata ruang adalah struktural dan pola pemanfaatan ruang baik direncanakan maupun tidak.

B. Tujuan dan Fungsi Pembangunan Hutan Kota

Tujuan penyelenggaraan hutan kota adalah untuk kelestarian, keserasian dan keseimbangan ekosistem perkotaan yang meliputi unsur lingkungan, sosial dan budaya.

Fungsi hutan kota adalah untuk :

  1. Memperbaiki dan menjaga iklim mikro dan nilai estetika;
  2. Meresapkan air;
  3. Menciptakan keseimbangan dan keserasian lingkungan fisik kota; dan
  4. Mendukung pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

Penunjukan lokasi dan luas hutan kota didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut :

  • Luas hutan
  • Jumlah penduduk
  • Tingkat pencemaran, dan
  • Kondisi fisik kota

Luas hutan kota dalam satu hamparan yang kompak paling sedikit 0,25 (dua puluh lima per seratus) hektar.

Persentase hutan kota paling sedikit 10% (sepuluh per seratus) dari wilayah perkotaan dan atau disesuaikan dengan kondisi setempat.

Tipe-tipe hutan kota :

  1. Tipe kawasan pemukiman
  2. Tipe kawasan industri
  3. Tipe rekreasi
  4. Tipe pelestarian plasma nutfah
  5. Tipe perlindungan, dan
  6. Tipe pengamanan

Bentuk hutan kota :

  1. Jalur
  2. Mengelompok, dan
  3. Menyebar

Hutan kota dapat dimanfaatkan untuk keperluan :

  1. Pariwisata alam, rekreasi dan atau olah raga
  2. Penelitian dan pengembangan
  3. Pendidikan
  4. Pelestarian plasma nutfah, dan atau
  5. Budidaya hasil hutan bukan kayu
masterplan

Gambar 1. Contoh masterplan hutan kota

bentuk hutan kota

Gambar 2. Bentuk-bentuk hutan kota

2 responses to “Hutan Kota 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s