Perjalanan Panjang Menuju Tapaktuan Aceh Selatan


tapaktuan009

Siluet di pantai putih Tapaktuan (Foto: Dapot Tua Hutapea)

Medan (12/06/2009). Perjalanan ini sebenarnya perjalanan yang pertama sekali bagi saya dan ketiga rekan lainnya memasuki Nangroe Aceh Darrusallam ditambah 1 orang rekan yang pernah sekali berkunjung. Perjalanan kami ke salah satu desa di Provinsi NAD ini adalah bagian kegiatan Praktik Kerja Lapang yang harus kami selesaikan. Di penghujung tahun 2008 itu kami mulai dengan mempersiapkan logistik dan transportasi di Medan. Tepat pada Selasa malam, 10 Desember 2008  kami memulai perjalanan kami dari rumah saya dengan menggunakan mobil kijang carteran. Sebelum perjalanan panjang benar-benar dimulai kami sempat singgah di loket mobil carteran tersebut. dan sekira pukul setengah 10 malam kami benar-benar memulai perjalanan panjang kami.

Malam yang hangat di kota Medan telah kami tinggalkan, satu demi satu kota dan desa kami lalui sepanjang perjalanan. Beberapa kali mobil kami berhenti untuk beristirahat dan perjalanan masih kami lanjutkan. Ketika mobil berhenti di desa Merek-Kabanjahe mobil kami menerima 2 penumpang lain sehingga mobil bermuatan 8 orang. sepanjang malam hingga pagi kami lalui tanpa hambatan berarti kecuali sesak di mobil dan goyang tanpa musik karena jalan yang bergelombang. Untuk menghibur diri kami saling menyampaikan candaan-candaan. Dan perjalanan yang terasa melelahkan ini tiba-tiba dikejutkan dengan berhentinya mobil secara mendadak sesaat sebelum kami memasuki desa Bakongan. Ternyata supir yang mungkin mengantuk salah menginjak rem yang ia kira pedal kopling. Sontak kami yang sedang tidur ayam langsung terbangun mengira ada kejadian apa-apa. Kejutan itu kemudian lalu begitu saja dan perjalanan terus dilanjutkan. Namun di pertengahan desa Bakongan ternyata kempas mobil mulai berulah karena kepanasan dan mulai mengeluarkan asap panas. Karenanya kami terpaksa berhenti menunggu kempas mobil mulai mendingin sambil sesekali menyiram dengan air (meskipun sangat dilarang karena bisa merusak roda mobil).

Setelah 20 menit berlalu kami kembali melanjutkan perjalanan dengan sesekali disertai dengan ‘bunyi-bunyian’ yang mengganggu dari kempas roda menandakan ada masalah serius. Namun karena semangat yang menggebu-gebu untuk segera tiba di tujuan membuat kami dan supir memaksakan perjalanan dengan kecepatan yang sangat rendah. Perjalanan yang lambat itupun ternyata membuat kami sempat kesasar ke areal persawahan.

Setelah melalui perjalanan lambat dan panjang maka klimaks perjalanan pun tiba. Tepat sebelum memasuki jalanan sempit di pinggir tebing yang berhadapan langsung dengan lautan Samudera India roda as mobil carteran kami pun lepas dan terlempar mengenai seorang pengendara sepeda motor. Setelah as roda lepas, timbul percikan api dan beberapa saat api sempat membesar tapi langsung disiram seorang rekan kami dan dibantu masyarakat di lokasi menyiram bagian yang terbakar hingga akhirnya padam.

Secara garis besar, demikian perjalanan panjang yang kami lalui. Tapi kami saling mengambil hikmah atas kejadian tersebut. Saya, Dapot, Febroni, Saud dan Mukriz mungkin tidak bisa merasakan kehidupan yang indah ini jika as mobil tidak patah tepat di lokasi tersebut. Karena beberapa meter di depan jalanan yang ada tepat berada di pinggir tebing dan mengarah ke lautan samudera Hindia. Andai saja as mobil patah di jalanan tersebut mungkin lain lagi ceritanya dan saya tidak bisa menceritakan kisah ini kembali. Sungguh hanya rasa syukur yang kami sampaikan atas KuasaNya yang masih memberikan kami kesempatan dan menlanjutkan kehidupan. Terima kasih ya Bapa.

tapaktuan008Desli T. Zendrato

2 responses to “Perjalanan Panjang Menuju Tapaktuan Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s