Gedung DPR vs Gedung Sekolah


Saya kira judul “Gedung DPR vs Gedung Sekolah” merupakan topik yang menarik untuk dibahas. Apa sebab? Ya iyalah menarik, gimana mungkin tidak menarik perhatian. Di tengah-tengah keluhan ribuan siswa sekolah dasar yang mengeluh akan nasib gedung sekolahnya yang hampir rubuh dan bahkan sering membuat orang terkejut dan berpikir kok bisa ya mereka masih semangat belajar padahal gedung sekolahnya sudah hampir roboh gitu. Muncul kabar yang tidak sedap di dengar banyak masyarakat Indonesia tapi begitu sedap di telinga anggota DPR, yaitu renovasi atau perbaikan atau bahkan membuat gedung baru untuk mendukung kinerja DPR yang katanya sensitif pada nasib rakyat. Banyak sekali berita tentang gedung sekolah yang hampir roboh dan tidak layak pakai yang akhirnya menelan korban jiwa. Banyak keluhan siswa yang sebenarnya merasa tidak nyaman dengan keadaan gedung sekolahnya, tapi mereka tetap semangat belajar sekalipun sang guru terkadang mengajak muridnya untuk belajar di luar ruangan.

Itu tadi gambaran umum kondisi bangunan sekolah di Indonesia. Nah, sekarang coba kita melihat sekilas tentang gedung DPR, khususnya gedung Nusantara I yang katanya miring 7 derajat (masa iya sih?????). Kalo saya tidak salah dan tidak lupa, saya pernah dengar ungkapan sejumlah arsitek luar negeri yang menilai gedung DPR yang kita punya ini termasuk yang unik dan terindah di bandingkan gedung parlemen negara-negara lain. Nah loh, masa sih, ya ga tau juga sih, soalnya infonya sudah lama dan ga sempat dicatat sumbernya. Jadi, kok bisa ya miring 7 derajat, mungkin kebanyakan beban (beban dosa kali ya, hehehe….piss, becanda).

Kalo masalahnya bangunan sudah tidak layak pakai, sah-sah saja DPR mengajukan untuk renovasi atau membangun gedung baru. Tapi apa ga terlalu boros kalau anggaran yang diajukan mencapai 1,8 triliun rupiah. Pliss deh anggota dewan, apa ga bisa dibuat anggaran yang lebih masuk akal. Liat aja tuh, anak-anak SD yang sekolahnya sudah reot dan hampir rubuh yang merupakan tunas bangsa sampai rela mempertaruhkan jiwanya di bawah bangunan tua. Nah, kalo anggota dewan ngerasa jiwanya terancam karena kondisi bangunan yang tidak layak pakai, ya sudah ikutin aja cara anak SD yang saya bilang tadi. Buat aja kantor di luar gedung, sekalian aja sidang paripurna dan sidang pleno diadakan di luar gedung biar bisa disaksikan rakyatnya langsung, jadi semua lebih transparan. Gitu aja kok repot.

Tapi klo anggota dewan masih ngotot untuk renovasi dan membangun gedung baru, harapan saya tolong tinjau lagi anggarannya yang masuk akal gitu. Dan tolong prioritaskan dulu donk pembangunan gedung sekolah yang sudah tidak layak pakai lagi. Nah setelah semua sudah diperbaiki, baru kemudian giliran gedung DPR yang diperbaiki.

Sebagai penutup. Kepada anggota dewan yang terhormat, disaat kita menanam padi atau pohon atau tanaman lainnya, maka kita pasti akan memilih bibit terbaik dan unggul dengan harapan mendapatkan hasil panen yang lebih baik. Saat ini kita dianugerahi begitu banyak bibit, tapi kita tidak bisa menghasilkan bibit unggul, karena fasilitas yang tidak memadai. Alangkah bijaknya anggota dewan jika mau membangun fasilitas buat bibit-bibit muda yang menjadi cikal bakal pemimpin bangsa di masa depan. Sehingga bangsa ini bisa berharap suatu hari kelak akan lahir generasi-generasi emas yang menjadi bangsa ini jauh lebih maju dari sekarang. Jadi, perbaiki dulu pondasi yang rapuh, agar bangsa ini tetap dapat tegak berdiri.

3 responses to “Gedung DPR vs Gedung Sekolah

  1. Gw orang teknik sipil, itu overpriced bro, gedung 33 lantai, 1,8 trilyun gile aje. Sbg perbandingan nilai proyek Bakrie Tower, gedung unik sexy nan megah dan tertinggi di Jakarta itu masih 550 milyar. Gedung kementrian perdagangan yg baru dan bagus dkt gambir itu juga masih 180 milyar klo gak salah. Ini DPR mo bangun gedung tiangnya dilapis emas semua kayaknya😀 —- :piss:

    • Hehehhee…..iya bro, ga masuk akal tuh nilai anggarannya. 1,8 triliun? ga banget deh mnghambur2kan uang rakyat hanya tuk renovasi dan bangun gedung baru.
      hanya berharap anggota dewan lebih mementingkan kepentingan rakyat banyak daripada kepentingannya sendiri…..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s